Selasa, 07 April 2015

Allah Maha Melihat

Dua hari yang lalu, ketika seorang ibu mengantarkan anaknya ke sekolah. bercerita pada sesama orang tua.
" begini nih kalau anak sekolah di sekolah islam. dikasih tau ibunya malah menasehati orang tua "
" memang ada apa Bu ? "
" ya, si Yola itu kemarin tidak ikut sahur. dibangunkan tidak mau , paginya saya suruh sarapan pagi, biar di sekolah tidak lemes,malah jawabannya bikin kesel ! "
" apa Bu jawaban dik Yola ? "
" katanya, Ibu...aku itu berpuasa bukan karena Ustadzah, tapi karena Allah "
" saya sempat berucap gini Bu, tapi ini kan tidak ada Ustadzah Nak ! "
" Kan Allah Maha Melihat, Bu! " jawab anaknya.

" Hiiiiiii...!bikin kesel saja ! " kata Ibunya dengan gregetan.
Dan Ibu yang mendengarkan cerita beliau juga turut tertawa...NAMANYA ANAK !
.......................................................

Pernahkah anda menjumpai hal seperti itu ?
Salut dech buat mbak Yola, cukuplah Allah yang jadi pengawas buat kita Nak. sampaikan itu dengan cara yang baik.

Serunya Belajar Qur'an Bersama Ananda

Anda ingin anak sholeh sholehah ? apalagi hafal Al qur’an, subhanalloh, betapa menenangkan. Setiap orang tua pasti menginginginkan yang terbaik untuk anaknya. Bagaimanapun juga anak adalah invstasi orang tua, harapan di akhir kelak. Anak adalah mutiara, permata yang harus dijaga dan dirawat. Seberapa kemilaunya, tangan – tangan orang tualah yang berperan banyak. Seberapa sering kita membersihkannya, mengelapnya, menggosoknya biar senantiasa berkilau, seperti fitrahnya.

Banyak cara ditempuh orang tua untuk menjadikan anaknya benar-benar mutiara, permata penyejuk qolbu, kebanggaan orang tua.

Berikut ini ada beberapa tips mengajak anak menghafal Al Qur’an sejak dini :

• Motivasi
Berilah motivasi pada anak ketika mulai menghafal. Berilah penjelasan tujuan dan manfaat anak menghafal. Jadikan Alloh satu – satunya motivasi anak dalam menghafal. Dekatkan anak dengan Alloh sejak kecil.

• Tidak boleh memaksa anak
Tidak semua anak bisa menghafal seluruh isi Al Qur’an. Sebagian ada yang bisa menghafal sebagian dari Al Qur’an. So, usahakan tidak memaksa anak.

• Lakukan kegiatan yang meyenangkan
Kegiatan yang menyenangkan berpengaruh baik dalam perkembangan jiwa anak. Gunakan metode yang menyenangkan, misal : metode isyarat, memberi hadiah, atau melakukan berbagai bentuk permainan.

• Mulai dari ayat-ayat yang mudah dipahami
Ajaklah anak-anak menghafal dari ayat –ayat yang mudah dipahami sehingga bisa diterapkan dala kehidupan sehari –hari.Gunakan teknik bercerita yang melibatkan anak.

• Keteladanan
Bila orang tua menginginkan ank –anaknya menjadi pecinta Al Qur’an dan lebih lagi penghafal Al Qur’an, langkah pertama yang harus dilakukan adalah orang tua harus terlebih dahulu juga mencintai Al Qur’an dan rajin membaca Al Qur’an di rumah.

• YUPS ! BACK TO Qur’an yuuu......kkk

Menyisir Mimpi

Aku tertegun di sini
Menyisir mimpi
Menguatkan hati
tuk melangkah lagi
kususuri urut terurut
kuingat kait mengait
tiba~tiba mimpipun hadir menyapa
keajaiban kah?
aku pun tersenyum
dan melangkah lagi

Kata dalam Kenang

Mengeja kata dalam kenang
kularung arung menuju relung
aku tertegun
mimpi- mimpi berayun,
lagu - lagu pun terlantun

aku masih di sini kawan
kubisikkan rangkaian kata
menantimu dalam bahagia
kuharap esok kan datang
membersamai bahagia kita

#02042012

Jumat, 22 November 2013

Bercerita Yuk

Pernahkah anda bercerita atau berbagi cerita pada anak atau siswa anda ? seberapa seringkah ? semoga bisa lebih sering.